Pengantin Wanita 1
November 12th, 2007 by ares_renee
Seminggu sebelum hari “H”………………………………………………….
kupandangi wajahku dicermin ada sesuatu disana, ada yang tak terbaca oleh waktu. akankah waktu tetap sama? aku bertanya dan berharap waktu tidak meninggalkanku. kutatap lekat wajah itu, aku menangis. Seumur hidup aku terlatih untuk memilih, memilih harus kemana aku melangkah dan memilih dengan cara apa aku mengisi hidupku. Rob…aku ingin menjalaninya, tapi aku takut…sekali ini aku tidak berani memilih. aku bukan dijodohkan, kekasihku bukan orang asing bagiku, aku juga tahu besar kasih sayangnya padaku, pada orangtuaku, pada saudaraku.
hari kelima sebelum hari “H”………………………………………………………
Aku tetap harus memilih, pilihanku jatuh pada kekasihku. aku ingin memiliki kenangan terindah dalam hidupku bersamanya, aku ingin memiliki banyak duplikat dirinya, agar kami tak terlalu rindu saat maut memisahkan. ingin juga aku memiliki duplikatnya yang penuh kasih dan bersahaja agar dunia penuh dengan orang-orang baik. Rasa kasihku lebih besar dari rasa takutku, biarlah Tuhan yang memberi jalan keluar…
hari keempat sebelum hari “H”………………………………………………………..
kupandangi keseluruhan bentuk tubuhku dicermin, semua tampak sempurna. Gaun yang sangat anggun, cantik sekali ibu memujiku…adakah orang lain melihat keraguan dimataku, melihat ada tangis yang terpendam, ada banyak pertanyaan? apa? bagaimana? tubuhku berbalut gaun cantik, anggun…baju yang indah seperti putri-putri dalam buku cerita yang suka aku baca sampai aku dewasa.
…….bersambung……….