The Legendary Key I
November 5th, 2007 by caerisch_c1
Sudah 5 tahun berlalu, sejak temanku Rei, mengorbankan dirinya untuk aku. Seharusnya aku yang mati saat itu. Tapi kenapa dia menggantikan aku, pura-pura menyamar menjadi aku.
Aku masih ingat nama pemuda pembunuh temanku, Key. Nama lengkapnya adalah Key Leghdem, merupakan salah satu dari anggota assasin, Seven Club Knight yang dianggap sebagai pembunuh yang ulung. Key Leghdem sampai kapanpun, kau akan terus kukejar!!!
Pagi itu, aku bangun dari tidurku. Kubuka jendala dan kulihat semua orang sedang sibuk menyiapkan acara festival, festival menyambut pangeran Leonard datang ke kota Kana.
“Shiarra, jam segini kamu masih tidur saja?”, tanya Mint
“Ya, aku tidur malam kemaren….”
Mint adalah teman kecilku. Kematian Rei, saudara kembarnya sungguh membuat dia terpukul dan tidak ingin mengingat masa lalu.
“Cepatlah, Shiarra. Kamu tahu, pangeran Leonard sudah mau datang”
“Iya, ya, ya”
“Kamu tahu, pangeran Leonard datang bersama dengan adiknya, Liliana…Terkadang aku melihat mata birumu seperti mereka, Shiarra”
“Begitukah? Kamu ini ada-ada saja? Kamu mau bilang kalau aku adalah anggota kerajaan?”
“Mungkin…sapa tahu…hahaha”
Acara festival itu akhirnya dimulai, pangeran Leonard datang dipenuhi dengan sorak-sorai yang ramai dari para penduduk kota Kana.
“Leon, aku permisi sebentar, ada urusan yang harus aku kerjakan”
“Ya”, jawab Leon dengan cool.
Liliana pergi ke taman Kota, taman Eternal namanya.
“Sudah kalian temukan, si pengkhianat Key?”, tanya Liliana.
“Maaf, kami berhasil melukainya tapi ia sempat melarikan diri karena ditolong oleh seseorang”
“Hmmph kalian sungguh tak berguna! Yang pasti kalian harus menemukannya dalam minggu ini…jika tidak semuanya itu akan dibayar dengan nyawa kalian”
“Baik putri!”, kata Lucia
“Baik…”, kata Milla dengan terpaksa
Lucia dan Milla adalah bawahan putri Liliana, merupakan anggota Seven Club Knight juga. Mereka tak berani membantah keinginan putri Liliana, karena lengan mereka telah diikat dengan gelang yang seketika bisa meledak. Tidak ada yang bisa membuka gelang tersebut, kecuali satu, sebuah kunci yang dinamakan Legendary Key yang dapat membuka apapun di dunia ini.
Di dunia ini hanya ada 2 Legendary Key. Legendary Key satunya dimiliki oleh Leonard, sebagai pemimpin kerajaan Blue Dragon Castle dan Legendary Key yang satunya menghilang bersamaan dengan menghilangnya adik Leonard.
Liliana tampak dengan muka kusam setelah ini, tapi ia berhasil menutup-nutupi dari orang lain dengan muka ceria.
Ia melayangkan pandangannya dari kiri ke kanan dan ketika ia hendak membalikkan pandangannya dilihatnya seorang bermata biru seperti mereka, Shiarra.
“Anak itu…?”
“Kenapa, Liliana?”, tanya Leon.
“Anak itu masih hidup. Ia ada disana!!!”, kata Liliana.
“Begitu…hmm….kuserahkan dia padamu, Liliana”, kata Leon sambil tersenyum picik.
Acara festivalpun akhirnya selesai, pangeran Leonard dan putri Liliana kembali ke kerajaan mereka. Malam itu, ketika orang lain sedang sibuk merapikan barang-barang yang mereka keluarkan untuk festival, terlihat api berkobar pada satu rumah menyusul rumah orang lain.
“Kamu tidak bisa pergi sebelum kamu menyerahkan Legendary Key itu!”, seru pemuda di belakang Shiarra.
Shiarra menengok ke belakang, dilihatnya wajah pemuda, pembunuh temannya itu, Key Leghdem.
“Kau! Kau tak akan kumaafkan karena membunuh temanku!”, seru Shiarra marah.
“Aku tak bisa banyak bicara denganmu! Cepat, serahkan Legendary Key itu….sebelum mereka datang mencarimu!!!”, kata Key.
Key melihat sekitar dan dilihatnya api semakin bertambah besar dan tampak Lucia dan Milla.
“Mereka datang! Mereka datang untuk membunuhmu, Shiarra. Kalau kamu tak cepat kabur, kamu akan mati disini”, kata Key.
“Bukankah mereka adalah temanmu. Bagaimana mungkin pembunuh temanku, malah berkata seperti itu padaku”
“Kamu salah paham…Aku tak sengaja membunuh temanmu…Aku hanya menjalankan tugas dari kakakmu….”
“Kakakku?”, tanya Shiarra tak percaya karena selama ini Shiarra hanya menganggap bahwa dirinya sebatang kara.
“Aku percaya kamu kali ini”, kata Shiarra yang ingin tahu lebih lanjut kebenaran mengapa 5 tahun yang lalu ia hendak dibunuh begitu juga sekarang.
Shiarra dan Key pun pergi sebelum Lucia dan Milla sempat menghampiri mereka.
Di hutan Riseria, mereka beristirahat sejenak.
“Kamu bilang tadi, kamu hanya melaksanakan tugas dari kakakku? Siapa kakakku?”
“Kakakmu adalah…”
Belum sempat Key mengatakan seseorang telah memanahnya dari jauh hingga menembus tubuh Key.
“Kutemukan kamu, Key!!!”, seru seorang wanita.
“Lin”, ucap Key.
“Pengkhianat harus mati, Key. Sekarang giliranmu, Shiarra!”
Namun belum sempat wanita itu melukai Shiarra, seorang pengawal dari kerajaan Blue Dragon Castle, Shin datang menolongnya.
Wanita itu pun pergi melihat Shin tengah menolongnya.
“Kamu tak apa-apa, nona?”, tanya Shin.
“Ya, tak apa-apa”, jawab Shiarra.
“Nona, pembunuhan terhadap Key Leghdem sejujurnya akan melibatkanmu, karena itu aku minta apakah nona bersedia menjadi saksi terhadap pembunuhan Key Leghdem?”
“Eh aku…”
“Walaupun aku tidak tahu apa motif dari pembunuh tapi siapa tahu aku bisa mengetahui dengan jelas dari keterangan yang nona berikan. Karena itu, aku minta nona datang ke kerajaan Blue Dragon Castle menghadap pangeran Leonard”
“Itu, aku…”
Akhirnya Shiarra pun mengikuti perkataan pemuda itu….
“Jangan! Jangan kamu mengikuti perkataan dia….karena mereka sama-sama ingin menangkapmu…”, kata seorang wanita dari belakang.
Mendengar itu, Shiarra segera melepaskan diri dan lari.
“Rierra? Kamu ingin mencampuri urusan ini?”, tanya Shin.
“Shin, aku sudah lelah…”
“Kamu ingin mati, Rierra?”, tanya Shin.
“Aku…aku hanya tak ingin seperti ini. Dia punya Legendary Key selain Leonard…karena itu aku pikir…”
“Kamu jangan bodoh…apa kamu tak ingat bahwa nyawa kita ini hanyalah mainan bagi mereka. Begitu mereka tahu kamu berkhianat, mereka akan meledakkannya?”, tanya Shin.
“Aku tahu…tapi bisakah aku mencoba? Aku tak ingin hidup di dalam rasa takut terus menerus. Yang harus kulakukan adalah berpura-pura menjadi anggota yang loyal dan mencari jalan untuk mencari Legendary Key milik Shiarra. Karena itu kumohon…lepaskan aku Shin…!”, kata Rierra.
Shinpun melepaskannya.
Rierra mengejar Shiarra.
“Shiarra tunggu!”
“Kalian semua adalah pembunuh. Aku tak mau percaya!”
“Tidak! Aku tidak datang untuk melukaimu Shiarra, tapi aku datang ingin memohon padamu…”
“Kamu datang untuk memohon padaku?”
“Legendary Key milikmu bisa menyelamatkanku”
“Aku tidak mengerti!”
“Liontin yang kamu ikatkan di lehermu sebagai kalung itulah Legendary Key. Kamu adalah anggota kerajaan Blue Dragon Castle”
“Tak mungkin!!!”
“Aku tidak bohong, Shiarra…Itulah sebabnya mengapa kamu memiliki mata biru yang orang lain tidak punya dan itulah mengapa kamu memiliki Legendary Key. Jika kamu tidak percaya aku bisa membuktikannya dari kunci yang disebut sebagai Legenday Key”
“Kunci ini adalah Legendary Key?”
“Kau lihat, ini adalah gelang yang berisi bom waktu. Tak ada satupun kunci yang dapat membuka ini kecuali satu, kuncimu Shiarra!!!”
Shiarra pun melepaskan kuncinya dan membukanya. Dia sangat terkejut karena gelang itu benar-benar terbuka….
“Tak mungkin….!”, seru Shiarra.
Shiarra pun mengambil Legendary Keynya dan berlari.
“Tak mungkin…ini semua bohong!!!”
Shiarra berlari dan berlari…sampai disatu jurang, dia tidak sengaja tergelincir di dalamnya dan jatuh.
Shiarra pun mengalami cedera berat yang membuatnya buta dan tak ingat apa yang ia alami.
Walaupun begitu ia dirawat dengan baik, di daerah yang jarang disentuh oleh orang lain. Desa Claire namanya.
hmm… bagus…imajinatif