KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Surat Untuk Ibu

Ibu,
musim puisi telah tiba
namun tak dapat kuuntai indahnya
karena cinta yang aku tanam
tak mampu mekar di hati yang gersang

Ibu,
seandainya masih dapat aku
menenggelamkan kepala di antara dua lenganmu
air mata yang menghujani dadamu
adalah belaian terhangat yang pernah melintas di wajahku

Ibu,
lihatlah dirimu
kau begitu anggun dalam lelapmu
berselimut taburan bunga
yang kurangkai dari ribuan duka
kusirami dengan doa
yang kutitip di setiap bulir air mata

Baiklah Ibu,
aku harus kembali pada hidupku
berjalan di atas kehampaan yang luas
dan kesepian yang menjelma hela nafas
datanglah setiap waktu
telah kupesan mimpi terindah
tuk sambut kehadiranmu

Tinggalkan Komentar