KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Surat Kepada Batu

Angin dingin menembus pori-pori jendela
dan semarak cahaya kota di bawah sana
berjejalan
mempertanyakan yang terselip di bawah kata

adakah kau sedang menunggu?
gumpalan-gumpalan embun membentuk sandi yang dapat kau baca
ataukah kau hanya senang bermain denganya
hingga tanganmu jadi dingin basah

bulan jadi sewarna arang
dibakar jenuh

sebab aku menunggu…

aku menunggu kata yang bergulir jatuh dari dinding-dinding bisu
aku menunggu kata yang terpasung dalam sentuhan mesramu

Probolinggo, 15 Oktober 2007.

One Response to “Surat Kepada Batu”

  1. on 20 Nov 2007 at 21:53sarah

    aku suka, mas…. two thumbs up!

Tinggalkan Komentar