Doa Seorang Pensiunan
Oktober 22nd, 2007 by djaelani
Seorang pensiunan
sepuluh hari sudah dia lepas dari kesibukan
dia berdoa dalam keheningan
Terima kasih Tuhan…..
Kau telah beri saya umur panjang
kau beri saya kesempatan ‘tuk menikmati pensiun ini
begitu nikmat
saya bisa hadir ditengah keluarga
bercanda
anak cucu senantiasa gembira
ku terlepas dari rutinitas kerja
Maafkan saya Tuhan…hari kemarin saya banyak melupakanMU
Tak kuhiraukan pangggilan Adzan untuk Sholat karena ku sibuk rapat
Kuhabiskan hari hari ‘tuk mengejar prestasi dan prestise
ku puaskan hawa napsuku ‘tuk mengejar dunia
Padahalk Engkau telah berfirman kalau hidup di dunia ini hanya senda gurau belaka bak panggung sandiwara
Ya Tuhan …jadikan sisa umur saya untuk melebur dosa dosa
Ya Tuhan…jadikan sisa umur saya untuk senantiasa berdekatan dengan Mu, ‘tuk mencarai bekal menuju perjalanan keabadian
Ya Tuhan… saya mengerti Engkau tidak akan marah, kalau saya menghadap-Mu tanpa jabatan, tanpa sederet gelar dibelakang nama
Tapi….
Engkau akan marah kalau saya kalau saya hadir di hadapan-Mu tanpa membawa Iman dan Ketakwaan
( Tak terasa pipi sang Ibu telah basah oleh air mata, ia pun melanjutkan doanya)
Ya Tuhan terimalah saya sebagai hamba-Mu
janganlah Kau campakkan saya karena dosa-dosa.
Tamat