Rehat
Oktober 6th, 2007 by A. Masaswasana Soer
Di sebuah pelataran,
Ketika menunggui ribuan kendaraan dinas
Tumpang tindih bergelar pada imajiku
Berkelebat sosok-sosok masalampau
Sepelan angin yang benar pelan
Ada tangan yang berkerut memungut
Serakan kemasan minuman dan pagelaran
Di sela kereta instansi yang malas beranjak
Tersisip satu senyum tak bersangka
Di kaca, spion mobil, gelas plastik, di kolong mobil
Di sela teduh ranting pepohon
Ada satu laksa, sastra teduh wajah tak bersangka
Sekarang satu pelataran lengang
Paving bersusun lukisan wajah tak bersangka