kau mencipta beribu puisi,
berharap dirimu melebur menjadi puisi,
karena katamu,
puisi seperti rumah,
tempat yang nyaman, indah yang selalu dirindukan
sehingga
aku ‘kan kembali ke rumah itu
tapi…
tetap kau bukan puisi
Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)