Siksaan Kenangan
September 29th, 2007 by abiyasha
Ketika sebuah kumpulan kenangan menyeruak hebat di dalam
hati dan pikiranku,hanya satu yang aku rasakan
Kepedihan,
Betapa kenangan-kenangan itu telah menyayat tiap inci sel tubuhku
Betapa kenangan-kenangan itu telah menenggelamkan semua tawaku
ke dasar palung yang paling dalam
Betapa kenangan-kenangan itu telah merobek seluruh tawa yang selama ini
terjaga suci oleh kenangan itu sendiri
Betapa kenangan-kenangan itu telah menganiaya semua raga dan jiwaku
hingga aku tak mampu lagi menatap apa yang ada di hadapanku
Dan betapa kenangan-kenangan itu telah menggulung habis semua harapan
dan asa hingga semuanya kembali hilang seperti saat
kenangan-kenangan itu belum hadir
Meskipun…….semua kenangan-kenangan itu adalah hal indah dari
sebuah hubungan yang tidak akan pernah aku sesali
Apakah aku mampu bangkit dan melupakan itu semua?
Atau haruskah kupasrah membiarkan diriku dibunuh secara perlahan
oleh kenangan-kenangan itu?
Aku tahu pilihan kedua adalah yang terbaik
Jika aku pasrah….aku akan mati…dan kenangan-kenangan itu akan terkubur bersamaku
Jika aku bangkit….kenangan-kenangan itu akan selalu
hadir dalam setiap hembusan nafasku,
dalam setiap aliran darahku
Jadi….untuk apa aku bangkit juka kebangkitanku sama saja membunuh diriku pelan-pelan?