Rindu Terlarang
September 8th, 2007 by verra
Sayup-sayup nyayian dedaunan
bersenandung luka bersama liukan ranting keresahan
ada pekik memilukan yang senatiasa bergumul hasrat
gelora muda meroketkan getar sesakkan dada
Dekap selaksa jingga
mengejar pelik kerinduan
dalam kepenatan jiwa akan kejamnya hidup
Ah! sungguhpun angin telah mengantar seuntai salam
darah ini tak akan berhenti berdesir
meski tanpa geliat kepastian
Denting gelas-gelas kaca
melagukan seberkas khayal
ingin menyentuh
ingin memeluk
ingin menggapai
adakah semerbak harum mencuatkan nada-nada
agar ketenangan terpatri di hati.