KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Kucing Persiaku

Kepada Shah abadiku: Bader E. H.

I. BUTA:

Resah angin mana memeram berahi

Di bulan apa siang terkebiri malam?

Mungkin di musim semi atau musim gugur

Bulan tak menjenguk kusen jendela

Kemanakah kau berlari, kucing Persia buta?

Apa mengantarmu malam ini padaku

atau

kau rindu susu panasyang kumasak di palung cinta

redup bara tungku api tua Mari,

jangan malu

Mangkuk ungu masa lalu

Menyambut tak penuh

Jangan tergesaJ

ilati lepuh sekecut cuka

Kering gelisah

Lipati gulungan waktu dalam setubuh

Di sudut dapur mimpiBelai lehermu berkalung hitam

Menghitung sayat erangan

Terlindas kereta express antar kota

Di pengaduanPraha-Warsaw-Bratislava menuju Kijev Kucing Persia butaJ

angan tatap dalam gairahku

pada untaian nyanyian berahimu

sebar di Pářlerovadi sela kasar lidah Esok, di atas genteng merah

Pada siapa kau berada?

ingat, mangkuk ungu itu ada padaku

II. DUNGU:

Mari,

ingin ku dengar ceritamu

Pukul satu siang, Stare Mĕsto di kaki orloj

Buang kompasKenakan sepatu bata merah

Pencium ulung jenjang betis

Melintasi jalanan tua

berbaur nafas

Bercampur tembakau murahan basah

Kalaupun dingin

Bawah tanah menyesatkanmu

ambillahs earah Metro bertanda hijaudi sela Můstek

dan hamparangenteng merah Malá Strana

susuri liukan lorong sempit

penjual kilau kristal

lewati jepretan kameraturis gila pemburu masa lalu

obsesi di cumbuboneka-boneka

gadis pirang berstoking hitam tanpa gincu semerah batu granat palsu

aliran urat nadi hijau rayuan penjual ayuna nmimpi

dan bersenandung ragu

bawa sebuah buku

agar kukenali lambaian mantel hitam panjangmu

Nanti

Duduk, ku hangatkan kau dulu

Disisipan bibir merah muda kering

Segelas anggur merah hangat masak di tungku

Beramu cengkeh dan kayu manis

Mereguk kerinduan masa lampau

Cerita asmara semu

Seekor kucing Persia dungu

Disini jam tua berdentang berdendang tak kunjung kau datang menghitung kecemasan

Tinggalkan Komentar