KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Sajak Kerinduan

Aku kini di negeri orang bingung akan suasana Suasana sepi……. Suaasana bising… Terkadang terdengar suasana pedas Menyengat gendang telinga

Sambil terdiam pikiranku terbayang

Akan rumahku di sana…..

Berkumpul dengan Bapak, Ibu, dan adik-adik

Tercinta………..

Bersenda gurau, tidur,serta mengisi perut sepuasnya….Ahhh

Hingga akhirnya sebentar menetes

Setetes air mata kerinduan…

Yang membuatku ingin sekali pulang

Namun waktu seperti tak berpihak

Ia seakan tersenyum sinis…

Merangkak perlahan - lahan

SAmbil berucap…ada waktunya

NAmun apa yang kurasakan ..lebih

Setiap detik seakan 1000 tahun

Setiap menit seolah waktu yang abadi

Tak jelas bagaimana rasa merana

Kadang senang, susah menggema

Mendengung di ujung syaraf nadi - nadiku

Kapan aku bisa pulang?

Kapan…

Aku rindu ditimang ibu, dibelai bapak

Dicubit…

Akhirnya aku bisa tenang sejenak

Terbawa di sorga mimpi

Yang mencoba menghiburku…

Karena nurani berteriak pasrah

Aku rindu

2 Responses to “Sajak Kerinduan”

  1. on 06 Sep 2007 at 13:10lulu

    tiap tetes air mata yang meleleh di pipi
    melebihi bening embun permata
    melebihi harga setumpuk perhiasan
    harga tiap tetes air mata yang meleleh di pipi
    adalah cambuk bagi kita untuk dapat memberi senyuman
    senyuman bagi orang-orang terkasih
    senyuman bagi orang-orang yang berharap pada kita

  2. on 06 Sep 2007 at 21:05bonx

    kita memang baru benar-benar mesarakan kehadiran seseorang ketika kita benar-benar kehilangannya

Tinggalkan Komentar