Alphabhet 17 ‘08 ‘45
September 3rd, 2007 by verra
Detik
Menit
Jam
Tersungkur menunggu harap cemas
Akan tibanya seuntai kata
Proklamasi
Seusai luberan darah mengucur ke penjuru kota
Desa
Hutan
Laut
Sungai
Udara
Hingga ujung – ujung masjid
Berkas-berkas juang masih merekat dalam relung hati
Tatkala sebelum hari ini
Korban
Jiwa
Nyawa
Menggelepar sembari mengusung mimpi
Kini seraut wajah-wajah itu telah ciptakan
Gerbang independent
Lukisan cerah penghidupan
Kemegahan
Prestasi
Kompetisi
Namun mungkin ternodai
Naluri korupsi
Kolusi
Dan nepotisme yang tak henti-henti
Tapi, ah!
Yang penting saat sekarang
Kita tengah menanti
Satu pekik saja
MERDEKA!
Sabtu, 18 Agustus 2007
Untuk sebongkah harapan bangsa