Renungan Jamban..
September 2nd, 2007 by raghiel_vodka
Senandung kecil langsung kulantunkan
begitu menutup pintu kamar mandi sore
itu.. prioritas utama adalah membuang
hajat yang sudah tak tertahankan sedari
tadi..
maka disitulah aku!
jongkok!
sambil menunggu sang hajat terbuang,
diantara konsentrasi dan senandung
kecil, selintas pikiran muncul..
“hal-hal apa saja ya, seharian ini yang
sudah aku perbuat?”
( hmm.. si hajat sudah mulai keluar
rupanya.. )
aku pikir banyak sekali yang aku perbuat
hari ini, dimulai dari bangun tidur,
main game di komputer sebentar, tanpa
mandi langsung pergi ke warnet, pergi ke
kampus sekedar meminjam buku, brunch
(breakfast + lunch), nonton televisi,
istirahat siang, sampai akhirnya
sekarang berada di atas jamban ini..
banyak sekali bukan?! tapi sia-sia..
( rasanya ingin cepat-cepat
menyelesaikan ritual ini, kakiku seperti
tersengat aliran listrik.. tapi, masih
belum tuntas benar, aku akan bertahan
sebentar! )
tidak banyak yang aku dapatkan dari
kegiatan hari ini, bahkan sangat sedikit
sekali.. dan hal ini menjadi rutinitas
sehari-hariku! what a waste?!.. boros
tenaga, boros pikiran, boros materi, dan
yang paling disayangkan adalah boros waktu..
( Nah.. akhirnya si hajat terbebaskan
juga setelah senandung lagu indonesia
raya yang kuulangi hingga empat kali
sampai di lirik terakhir.. )
“Aku harus berubah!” tekadku bulat
(Si hajat sepertinya sudah berkumpul
dengan rekan sejawatnya..)
tapi bukan hari ini, karena malam ini
aku capek dan butuh istirahat..
juga bukan besok, pastinya! karena besok
adalah hari libur, saat yang menyenangkan untuk bersantai, bukan?!..
dan tidak juga dengan hari senin, I hate
monday..
hmm,, bagaimana kalau nanti aku cari waktu yang tepat..
— sepertinya pencerahan yang tadi
kudapat, ikut tersiram seiring hajat
yang turut berlalu —
Selamat ya, Vod… kan aku dah bilang kalo “Renungan Jamban” emang paling manjur… untuk meluruhkan sembelit yang selama 9 bulan ini melilit di tubuhmu. Akakakak… Teruskan talentamu,, jangan berhenti di sini aja. OK.
Sekali lagi…
Selamat datang di dunia para penulis. Hahahahahahaha