KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Kalau kau muncul memberi kebahagiaan kepada kami hanya sekejap lalu menghilang lenyap ditelan malam.

Itu sudah tugasku.”

Tidak bisakah kau tinggal lebih lama lagi?”

Tidak, Sayang.”

Lalu kami menangis penuh harap agar kau mau mengurungkan niatmu. Tapi langkahmu sangat mantap.

Itu lautku. Itu sampanku. Dengannya aku akan mendaki tebing-tebing ombak. Mencium matahari. Dan memeluk dengan hangat daratan asing di depan sana…. Kau tak perlu mengikutiku. Tugasmu hanya sampai di sini untuk mengantarku.”

Lalu kami pergi melepas kepergiannya.

24 Januari 2005.

Tinggalkan Komentar