KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Arsip Untuk Bulan September 2007

Hatiku

Saat sedih ku sendiri
tanpa ada seorangpun tahu
Apakah mereka begitu tak mengerti yang kurasa?
Hatiku terluka dan begitu perihnya
Tak satupun yang tahu akan isi hatiku
Di depan semua orang aku seolah-olah riang
Tapi di dalam lubuk hatiku banyak hal yang menyakitkan
Kenapa aku begini?
Sungguh ku tak ingin begini
Siapakah yang bisa menolongku bebas dari semua ini
Ku merasa sangat berbeda dengan mereka
Mereka begitu asing bagiku
Aku juga punya hati
Aku punya perasaan
Ku ingin dihargai
Perasaan yang saat ini kurasa
Sering buatku merasa sedih dan sepi sendiri
Hanya di dalam hati, aku memendam rasa ini
Kadang ku merasa tak sanggup dengan semua ini
Tapi terus kucoba tuk tegar
Isi hatiku adakah yang tahu?
Ku pendam semua rasa dalam hatiku
Sungguh tak mudah bagiku
Aku tersiksa, ku ingin bebas
Bebas menjadi diriku sendiri dan bukan menjadi orang lain.

Kebebasan

Bebas dan lepas
Bagai burung yang terbang bebas di langit
Bebas melakukan apa pun tanpa peduli apa pun
Hidup seekor burung yang tak terkekang
Tak seperti manusia
Hanya hidup dalam kekangan
Hidup dalam peraturan yang rumit
Tak bebas untuk lakukan apa pun
Burung-burung yang terbang bebas di angkasa
Terbang dengan polosnya tanpa suatu kekhawatiran
Melihat indahnya dunia
Tak seperti manusia yang hanya hidup dalam kepalsuan.

Pertarungan Tubuh dan Raga

Separuh tubuh dan ragaku saling berebut tempat

demi sebuah perubahan yang ingiin aku lakukan

Sebagian berkata,

“Untuk apa kamu meninggalkan semuanya jika nantinya

kamu akan kembali juga?”

Sebagian lagi berkata,

“Langkah kebelakang hanya akan membuatmu menangis,

jadi kenapa tidak maju meski setapak?”

Mungkin Aku Salah

Aku heran mengapa cinta masih juga bersikap seperti itu

Kenapa dia begitu membenci kemandirian

Dan tidak ingin ditinggalkan

Apa ruginya jika sepasang kekasih meninggalkannya?

Dia masih punya jutaan pasangan yang memujanya

Kenapa dia harus membuat sepasang kekasih yang dulunya

saling mencintai sekarang menjadi musuh?

Kepakku terbata patah,
Menyusur pelangi kelabu jatuh ke tanah basah
Lukaku bisu,LukaKu BisU,
Terselubung jelaga perak kedengkian

Biarku memenggal sayapku sekalian
Pedihnya luka tak pula berkawan

Dewa, angkalah aku ke ujung angkasa
Merupa aura menguntai bencana
Atau tenggelamkanku dalam palung samudra
Menjelma hara mengurai petaka

Terik siang tak lagi terasa menyengat di Café Bonk kala itu, perbincanganku dengan Nezt dan Agni seputar pasangan hidup yang ideal mulai mengalir lancar begitu kami membicarakan masalah teman kami yang tidak direstui hubungannya oleh orang tua.

“Sebenarnya masalah ortu Fe apa sih?” -Disinilah pembicaraan kami bermula-

Tanyakan padaku, Ayah…
Sebuah alasan dibalik tangisku
Aku akan menjawab,
“Aku bergelut dengan kawanku !”
Maka, marahlah padaku

Tanyakan pula padaku, Ayah…
Sebuah alasan dibalik gelak riangku
‘Kan ku jawab,
“Beruk ini sungguh lucu !”
Maka, tertawalah bersamaku

Marahmu,
Kasih yang tercurah penuh
Tawamu,
Kebahagiaan yang terdalam untukku

Aku Tak Mau Melihatmu

Keputusan besar telah diambil

Melepaskan cinta ini sekali lagi meski aku ingin sekali melanjutkan

Menjauhkan hati ini dari petaka cinta nan Maha Dahsyat

Mengubur semua cinta yang kembali agar…..tak kembali lagi

Aku tak mau merasakan ini lagi

Aku tak mau mengharapkan cinta datang padaku saat ini

Siksaan Kenangan

Ketika sebuah kumpulan kenangan menyeruak hebat di dalam

hati dan pikiranku,hanya satu yang aku rasakan

Kepedihan,

Betapa kenangan-kenangan itu telah menyayat tiap inci sel tubuhku

Betapa kenangan-kenangan itu telah menenggelamkan semua tawaku

ke dasar palung yang paling dalam

Betapa kenangan-kenangan itu telah merobek seluruh tawa yang selama ini

Kenapa Dia Tidak Membiarkanku?

Ketika cinta yang telah pergi menjadi mimpi yang

menghantui setiap desahan nafas

Apakah aku harus tetap terjaga hingga mimpi itu tidak akan datang?

AKu terlalu takut untuk meghadapinya

Aku terlalu khawatir kalau dia akan membawaku

Aku…terlalu khawatir kalau aku akan terjerumus lagi

dan jatuh….

Next »