Kemarau Hati
Agustus 27th, 2007 by dana miharya
tiada ranting yang rimbun
daunpun berguguran
airmatapun kering
tiada tetes embun turun
saat itu kemarau yang datang
hati berdebu dan gersang
curah hujan tiada turun
tiada pohon yang rindang
tempat berteduh diri
air matapun kering
suara hatipun bisu
saat itu kemarau yang datang
bila hati terasa sendu
cahaya mentari terasa semu
menyinari jiwa ini
kapankah mendung datang
kapankah mendung mengalun
di musim kemarau kali ini
tapi sabarlah diri menanti
pasti kemarau datang dan pergi