KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Surat Cintaku Untukmu

Kurasakan air mata meneduhi kelopak mataku, membiarkannya mengalir, menghempas kesenduan yang menyeruak di jiwa. Akankah ia terus mengalir sementara hati ingin segera menyudahinya??? Ah, sebuah romantisme kembali hadir, walau pada dasarnya tak ingin ku ‘tuk menghadirkannya. Lalu salahkah aku ketika rasa itu hadir tanpa kehendakku???

Aku tak bisa memperkirakannya. Juga tak bisa menduga atau menerka. Hanya meraba biasnya dalam kesyahduan hati yang tak pernah berujung.

Saat ini , aku hanya melihat dari apa yang terlihat dan tak ingin kuulangi kembali kebiasaan-kebiasaanku yang suka menyurat apa yang tersirat. Inikah cinta yang kembali lahir dari jiwa yang pernah hampa??? Entahlah. Jika ini memang benar adanya, akankah ‘KAU’ menyadari bahwa ada sebuah rasa yang telah dihadirkan oleh alam semesta di dalam lubuk rasaku ini???

Sungguh, aku ingin menikmati rasa ini. Dan keindahan rasa ini akan terasa lebih indah jika kau ada di sampingku. Jika kau tanya padaku mengapa rasa itu hadir, aku rasa aku tak tahu jawabannya. Tak butuh alasan untuk mencintai, karena cinta tak memiliki arti selain cinta itu sendiri, hingga lidah ini kelu ketika ingin rasanya meneriakkan “AKU CINTA PADAMU”. Sayangnya, tak ada kata dalam suara yang mampu mengekspresikan kata cinta itu.

Sungguh, ingin kutawarkan kesejatian padamu, karena aku tak ingin rasa ini menjadi kesemuan belaka. MAUKAH KAU???
Sungguh, aku butuh jawabanmu. YA atau TIDAK !!! Tapi, jangan pernah kau buat ku bingung dengan memilih di antaranya.
Kurasa, aku butuh jawabanmu agar aku bisa merancang semuanya. Dan kuharap kau
menyadari bahwa aku tak bisa mewujudkan kesejatian itu saat ini. Masih banyak hal-hal yang harus kulakukan dan kupelajari, agar ketika kesejatian itu tiba, tak ada hal yang tersalah di antara kita.
Akan tetapi, saat ini, aku ingin kau menyadari bahwa aku mencintaimu. Dan inginku akan pengertianmu bahwa aku cinta padamu.

3 Responses to “Surat Cintaku Untukmu”

  1. on 13 Sep 2007 at 13:43iton

    ketika kata itu tak lagi dapat terucap…kusadari kau telah berlalu..walaupun bibir tak sempat mengucapkannya..biarlah hati kita yang tau..AKU SAYANG KAMU…..kau selalu dihatiku..tersimpan dalam relung2 hatiku yang paling dalam…bersemayam bersama jiwaku….yang terhempas dalam bayangan..mu..tanpa tau kapan ini berakhir..mungkin inilah kenyataan itu..bahwa kau tercipta bukan untukku…namun biarlah semuanya..berjalan..karna waktu takbisa diputar…..asa dan harap selalu bergema..untukmu disana..semoga kamu bahagia..selamanya…….

  2. on 16 Sep 2007 at 13:34ayumi

    perjuangan adalah pelaksanaan kata-kata… [32]

  3. on 19 Mar 2008 at 14:49ima

    jangan pernah mempermainkan wanita yaa

Tinggalkan Komentar