Episode Kedua
Agustus 21st, 2007 by Stebby Julionatan
Surya, tanggalkan dulu baju zirahmu
Perhatikan dirimu dengan wajah biasa
dan coba lihatlah ke seberang benua sana
Tepatnya di daratan sabana yang berangin.
Adakah kautahu sesuatu?
Jika belum, coba turunlah dari awan
untuk sejenak bergeser di atas pohon asam
lalu sipitkan matamu pada dahan dan rantingnya.
Kau akan mengenali merpati-merpati cantik
yang telah lelah terbang mengarungi samudra
dengan ragu-ragu bergelayutan pada pohon itu.
Wajahnya pucat dengan bulu-bulu yang terkoyak
Paruhnya mematuk-matuk kulit dahan hingga tumpul
Sedangkan matanya sayu menelusuri bayanganmu.
Mereka tak mengenalimu, surya
Karena baju zirahmu menebarkan keperkasaan
Keterasingan yang akut
Menjejali kalbunya dengan pandangan antipati.
Surya, ulurkan jari lentikmu
Papah mereka hingga ke tempat teduh
Tataplah dengan kelembutan
Buat mereka merasakan niat baikmu.
Probolinggo, 30 Nopember 2003 (tamat)