KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

-untuk Eska

Urat-urat tanah

terima mereka dari damparan arus laut

Pohon-pohon beton

Rerumputan besi dan tembaga.

Sungguh…

Merpati-merpati itu tidak

terbang jauh untuk melihat hutan-hutan neon

atau menatap pada genangan ter

ketika sungai telah bercampur darah waktu.

Hanya kerinduan yang membuat mereka

terbang beribu-ribu mil untuk melihat Sang Surya

“Di mana kamu?” Rintih mereka.

sebab awan telah menyembunyikan wajahnya.

Petani, bisakah kau mencangkul awan?

atau membajaknya sekalian agar dia gembur lebur

sehingga berkas sinarnya dapat terhisap oleh tubuh mereka.

Oktober, 2004.

Tinggalkan Komentar