KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Farisya

Farisya…

Lihatlah, rembulan masih berthawaf di orbitnya di sepanjang sajadah falak-falak ghaib

Lihatlah, jari-jemariku mash terbelenggu rantai harapan

hanya untuk sekedar menulis satu bait puisi saja

aku harus memaksa butir air mata meresap

menuruni cembung pipi ini…

Lihatlah, t’lah kucipta simfoni kemaha-bosanan

dalam menanti kembalimu…

Aku sudah bosan, Sya!

Aku tidak mau kisahku dan kisahmu ini layaknya kisah para pencinta terdahulu,

yang robek di lembar pertama sebuah novel, tragis !

Kembalilah segera agar alam yang mati hidup kembali

Kembalilah agar semilir angin yang sedari dulu malas terbang

agar mau memberi kesegaran bagi para kafilah-kafilan di tengah samudera pasir

Kembalilah,

agar butir-butir embun yang masihbergayut di pucuk-pucuk daun

segera jatuh menimpa bumi,

agar lelehan magma kerinduan ini tidak segera meluap kegirangan…

Kutunggu, kau di batas malam…

***

Cianjur, 26 Mei 2007

One Response to “Farisya”

  1. on 05 Mar 2008 at 15:10tetet

    mga ibu sht slalu……………………

Tinggalkan Komentar