Sekarang sudah terlambat
Baru kau ingin jalankan bidakmu
Telat
Walau tak ada yang menghambat
Berharap aku kan seperti dulu
Berani mengungkap dengan malu,seakan tabu
Tetapi kau tidak bergeming
Dan aku genting
Rintik hujan membawa air mataku
Yang ada hanya awan kelabu
Sesal dan harap ku terpadu
Aku hanya menunggu
Apakah ini bagian dari permainanmu?
Atau perasaan tulus?
Memang sulit dibedakan
Karena kita dalam kemunafikan!
Ritme jiwaku menarik kearahmu
Sungguh magnetik
Tapi apalah guna?
Bilamana ku tak tahu arti sikapmu?
Ketika ini semua membeku
Kau ingin menghangatkannya
Andai ku dapat rasakan denyutmu
Merekah luka