KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Munafik

Sekarang sudah terlambat
Baru kau ingin jalankan bidakmu
Telat
Walau tak ada yang menghambat

Berharap aku kan seperti dulu
Berani mengungkap dengan malu,seakan tabu
Tetapi kau tidak bergeming
Dan aku genting

Rintik hujan membawa air mataku
Yang ada hanya awan kelabu
Sesal dan harap ku terpadu
Aku hanya menunggu

Apakah ini bagian dari permainanmu?
Atau perasaan tulus?
Memang sulit dibedakan
Karena kita dalam kemunafikan!

Ritme jiwaku menarik kearahmu
Sungguh magnetik
Tapi apalah guna?
Bilamana ku tak tahu arti sikapmu?

Ketika ini semua membeku
Kau ingin menghangatkannya
Andai ku dapat rasakan denyutmu
Merekah luka

Tinggalkan Komentar