Tak Tentu
Agustus 16th, 2007 by cendra fauzi
Lunglai….
kaku…..
air mata menelusuri
lembah-lembah yang selama ini
kering dari kehidupan
perih..
pedih..
semua berdiri
pada tangan, kaki, leher, pundak
dalam kesunyian diri
senyum..
tangis..
merambah pada kesepian
diri yang tak lama lagi
tak tentu akan tiada arah