Dalam lembah yang biru oleh teriakan-teriakan waktu, tampak jelas beningnya bebatuan yang berlari-lari mengikuti angin yang berhembus. Batu-batu itu dihempaskan, berserakan, dan terbang ke langit yang berlapis-lapis sedangkan sisanya terbenam dalam tanah hitam yang ketinggalan dan menangis.