Aku Tak Bisa Meraba
Juli 17th, 2007 by Alimudin
Aku tak bisa meraba
Saat harapan adalah kenyataan
Puisi bukanlah mimpi
Karena kata-kata adalah kehidupan
Di ujung pena tergores syair indah
Sedang ujung pedang mengalirkan darah
Aku kan diam dan kembali menyendiri
Akan kucari prestasi
Dalam kesendirian
Jika hiruk pikuk menawarkan pesta
Dan kensunyian menawarkan rendah diri
Aku memilih diam
Untuk bisa bicara
Tentang indahnya tengah malam
Aku memilih diam
Untuk bisa berpikir
Aku memilih menangis
Untuk menikmati ratapan
Aku memilih sakit
Untuk mendapatkan hikmah
Dan pengampunan dosa-dosa
Ya Tuhan
Aku tak butuh bantuan-Mu
Untuk mengajarkan kesombongan
Tapi aku butuh
Kekuatan dari setitik asma-Mu
Agar aku bisa memakai baju Husna-Mu
Sembilan puluh sembilan di bagi sebanyak makhluk-Mu
Aku minta satu
Sekedar untuk meraba
Subhaana maa kholaqta haadza baathila