Adinda
Pecahlah telur waktumu
ketika dua hati merajut sebuah rengkuhan
meretas diatas bahtera
yang belum diwarnai
putih bersih sebening cinta kasih
berkerudung fatamorgana dengan secangkir kopi sekental misteri
tengah menanti
percikan dari jiwa ragamu
Adinda..
hari ini layar perahu telah terkembang
angin kan bertiup datang menebar makna menyatu dengan waktu
sepanjang lautan setiap riak gelombang dan kerasnya batu karang
hidup tidak lagi seperti membujang
masa depan seakan-akan menangkap bayangan
kesetiaan dan romantisme sekedar tahta mati
dingin, sepi
sendiri tanpa eksistensi
Kini
berserakan berupa ragam peristiwa
kan kau punguti rangkaian kenyataan sepanjang kanvas nafas ini
mengukir tepian mataharimu
kearifanmu.
Karangan : Ecagiyas.