Sahabatku di Peperangan
Juni 17th, 2007 by ichan
darah air mata kita melangit retak
di kata-kata berperang meneriakkan luka
“berhenti!!! berhenti!!!
aku kehilangan sahabat di peperangan ini….”
namun semua tak mau peduli
senja kian menyinari luka-luka
dimana sahabatku?
apakah di jeruji tawanan
atau telah di tiang tebasan?
bukankah baru saja ia berperang melawanku?