Jiwaku sensitif..
Jika aku mendengar kata itu
Kadang terasa ingin jatuh dan tumpah
Kadang kutahan sampai dadaku sakit
Kadang aku biarkan jatuh seenaknya
Kehadirannya membuatku malu setengah mati
Karena aku terlihat lemah jika ia ada
Namun membuatku menjadi lembut seketika
Menggambarkan diri ini tak sekuat besi
Ketika aku bahagia aku melupakannya..
Tak tahu berterima kasih padanya
Tanpa ia aku tidak bisa melalui padang gurun
Panas dan terik membakar jiwa
Tetapi ia yang menyegarkan ketika ia mengalir..
Tuhan yang menciptakannya..
Tanpa ia tidak akan ada cinta
Tanpa ia tidak akan ada belas kasihan
Melalui tangan-Nya ia ditakar dan dihitung..
Itulah air mata…