Saat Aku Meranjak Dewasa
Juni 11th, 2007 by fitriyanti
Saat senja kau datang menawarkan aku senyuman
Ya…..sebuah senyuman yang sangat indah
Serta punya makna dan arti yang mudah untuk ku pahami
namun aku malah beranjak pergi
kau tau kenapa?
karena aku tak butuh hadir mu lagi
dimana kau saat fajar tadi
dimana kau bersembunyi ketika pagi hari
aku mencari mu, aku membutuhkan mu
karena aku tak tau arah untuk melangkah maju
karena aku tak tau apa yang akan ku cari di perjalanan
menyapa pagi, melewati siang, serta mengakhiri sore hari tuk menyambut datangnya malam
kau tau… aku butuh dirimu tuk dapatkan malam yang penuh bintang
agar malam ku tak redup di tutupi awan
namun kau tak juga datang hingga lelah aku memanggil, merintih dan menjerit kesakitan
Ayah..
pantaskan aku mamanggil mu ayah, bisa sekian lama kau biarkan aku menghirup udara liar di luar sana
tanpa selimut saat aku kedinginan, tanpa payung saat aku kehujanan dan tanpa atap saat aku kepanasan
aku dikenal gadis liar yang bijaksana, yang tak pernah menjual harga diri untuk mendapatkan sesuap nasi
aku dipanggil peri kecil baik hati, yang selalu ringan memberi bantuan meski tanpa ada imbalan
mereka tak tanyakan dimana rumah, karena satu tanya telah terjawab aku tak punya ayah.
Ayah..
kini aku dikenal wanita dewasa yang mempesona
melangkah aku mulai punya irama, berjalanpun aku punya nada.
usaha ku tak sia-sia, aku punya nama belakang sarjana
kau kini mulai bertanya, dimana jatah mu sebagai ayah?
Ayah.. jawab tanya ku, apa pantas kau di sebut ayah?????
bila kau anggap aku hanya sebuah dosa?
leogirl
thanks ( 11 Juni 2007 )