KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Tonight

Malam ini hanya menggelepar oleh angan.
Tak cukup ribuan kata menangisi penyesalan.
Mungkin hanya pengharapan atas pemakluman
yang dimohonkan dalam jerit angin yang membelai urat-urat dedaunan

Aku ternyata tak cukup piawai menyaingi duka kegelapan
yang berurai air mata
Karena debu-debu jalanan tanpa permisi
hilir mudik meracun perjalanan rembulan

Kegelapan menyedihi kepergian sebuah kepedulian.
Kegelapan menangisi insan yang tergolek dalam tawa tanpa makna.
Kegelapan menyesal atas takdirnya sebagai simbol keterpurukan.

Tinggalkan Komentar