Malam ini hanya menggelepar oleh angan.
Tak cukup ribuan kata menangisi penyesalan.
Mungkin hanya pengharapan atas pemakluman
yang dimohonkan dalam jerit angin yang membelai urat-urat dedaunan
Aku ternyata tak cukup piawai menyaingi duka kegelapan
yang berurai air mata
Karena debu-debu jalanan tanpa permisi
hilir mudik meracun perjalanan rembulan
Kegelapan menyedihi kepergian sebuah kepedulian.
Kegelapan menangisi insan yang tergolek dalam tawa tanpa makna.
Kegelapan menyesal atas takdirnya sebagai simbol keterpurukan.