KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Arsip Untuk Bulan Juni 2007

Pendidikan Anak Usia Dini

Pendidikan Usia Dini dimulai sejak masa kandungan

Meretas

Adinda 

Pecahlah telur waktumu

ketika dua hati merajut sebuah rengkuhan

meretas diatas bahtera

yang belum diwarnai

putih bersih sebening cinta kasih

berkerudung fatamorgana dengan secangkir kopi sekental misteri

tengah menanti

percikan dari jiwa ragamu

Adinda..

hari ini layar perahu telah terkembang

Waktu itu pagi yang cerah seperti biasa. Halte bus disesaki oleh orang-orang yang akan pergi ke berbagai tempat. Biru yang menyandang tas ranselnya dan mendekap buku-bukunya berdiri tegak di sudut halte. Sementara itu kendaraan lalu lalang di depan sambil mengeluarkan asap knalpot yang hitam dan para pedagang kaki lima juga mulai beraksi mengeluarkan dagangan mereka sama seperti hari-hari sebelumnya. Benar-benar sebuah pagi yang amat biasa, sama sekali tidak menyiratkan jika hari itu Biru akan bertemu dengan sesuatu yang istimewa.

Hati Bertemu

jika sinar mata tak lagi lukiskan asa

rasa rindu kan luruh merapuh

jika jiwa pemaaf mengendap senantiasa

kan sudikah hati kita bertemu?

Surga Tanpa Koma

Saat diam tak mengurai makna

tak ada semilir angin menghembus nafas

pepohonan yang dipuncak pun beku

hanya pucuk-sepucuk di bawah yang menari

sesaat hening…

terkubur dan membatu

lalu berderet dan membaris merana

lalu menatap jauh ke dalam

hanya untuk mencerna

seruling makna

Bohong

Jujur ku katakan padamu

aku mulai tak JUJUR

sejak saat itu

Terus terang ku katakan padamu

aku mulai tak TERUS TERANG 

sejak saat itu

Sejak kau mulai membesar

dan mulai menekan kepalaku

Sahabat atau Cowok?!

Siang itu, ketika aku bell pulang berbunyi. Lona musuh bebuyutanku dari SMP, tiba-tiba saja dia berlaku baik padaku. Entah kerasukan setan apa dia? Dia mengajak aku pulang bareng. Setengah perjalanan, dia ngungkapin isi hatinya sama aku. “Sebenernya sejak SMP dulu aku udah sayang sama kamu. Tapi aku malu untuk ngutarain isi hati aku sama kamu. Emang sih awalnya kita musuh tapi lama-lama rasa ini semakin kuat”.

Tak’kan Pernah

Mungkin hati ini begitu kejam
hingga harus meninggalkan dirimu
tapi apa yag harus ku perbuat
aku bingung dengan semua yang telah terjadi
aku ragu dengan keputusan yang telah ku ambil

darah air mata kita melangit retak

di kata-kata berperang meneriakkan luka

“berhenti!!! berhenti!!!

aku kehilangan sahabat di peperangan ini….”

namun semua tak mau peduli

senja kian menyinari luka-luka

dimana sahabatku?

apakah di jeruji tawanan

atau telah di tiang tebasan?

ketika ku tahu semua ini

betapa sakit dan pedih hatiku

semuanya menghalangi cintaku

mereka mencoba memisahkan kami

tak ada yang mampu kami lakukan

selain mengikuti alur cerita mereka

kami hanya bisa berdoa

semoga tuhan menyatukan cinta kami

meskipun lama penantian kami

Next »