Wanita
Mei 25th, 2007 by hailgrunge
Wahai engkau wanita
yang terlentang di tepi jurang kematian
meraung-raung kesakitan saat berusaha melemparku ke dunia
9 bulan kau sekap tubuh ini dalam sempit perutmu
selama itu pula kau nikmati deritamu atasku
mengapa semua tertawa saat aku keluar dari vaginamu?
sedangkan aku, hanya menangis, teriak sekuat tenagaku
dengan bermandikan darah segarmu
“Akhirnya!”, jawabmu.
dan 18 belas jam kau tak sadarkan diri di rumah sempit itu
Tersiratkah di benakmu akan melahirkanku
saat kau bersenggama 9 bulan lalu?