Puisi, cermin luap kata yang terpilin…
tetapi tak harus mengurai setiap kosa kata yang kita punya
kalau nyatanya ia hanya akan jadi abu…
terkadang sadur perlu terulur,
dan mestikah terpekur untuk menatap arus perjalanan…,
yang pernah dan akan terjadi…
Puisi, adalah perjalanan mengais tumpukan amuk,
membiarkannya termuntahkan…
lantas sampai di mana ia harus berhenti…
jawabnya barang kali ketika kita lelah
dan perlu jenak mengaca diri…
Puisi, kuharap mendermaga di tempat yang tepat…