Dalam Rengkuh Bunda
April 28th, 2007 by na_astri
Tiada suarga, penuhi rongga
Kering ibunda kerongkongannya,
beriak salam suci pada Sang Maha
Tubuh tergugu tertampar prahara
Bulan memerah, melesat kabut berparas melati
Ribut angin kerap berebut salam, berpagar nista
Jiwa pun terkubur, tak kuasa menantang arah
Derap kaki tak sepadan, menimang kelabu
Aku hancur, ibunda… menuai karmapala
Takkan tersenyum,
suratan menjungkal diriku seketika
Malam jadi teramat kokoh,
karena sujudmu seperti terangku dalam rahimmu
Maafkan terjal yang kupilih ini, ibunda…
aku remuk kata,
Naungiku di telapak kakimu…