KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Buruh Pabrik

Sore hilang

Disambut malam
Keramaian

Berangsur pudar
Pagi,

makin kelam

malam

harus panjang
esok,

tiada pilihan

air mata

tersimpan di keranjang
bertahan,

untuk harapan

:Sekantung emas di Matahari
Tetapi,

Luka menggandengnya

Setiap tahun

Tanpa Ampun
Mesin waktu

Berjalan pelan
Penderitaan kian mendalam
Demak,April 2006

Tinggalkan Komentar