KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Tipu Daya

Panggung dunia panggung sandiwara
Manusia-manusia hipokrit bermuka dua
Tersebar di mana-mana
Topeng dan polesan palsu sembunyikan watak licik mereka
Kadang bertopeng agama atau hak asasi manusia
Kadang bertopeng kepentingan rakyat jelata
Kadang bertopeng kepentingan negara
Padahal semua demi ambisi pribadi mereka
Kadang kedok mereka terbuka
Walau terbukti mencuri uang negara
Tetap saja bisa tertawa-tawa
Sambil pasang tampang tak berdosa
Masih bisa berkeliaran ke mana-mana
Tanpa merasa sedikitpun berdosa
Semua demi kepentingan rakyat jelata
Semua demi kepentingan agama
Semua demi kemakmuran negara
Tapi mana buktinya
Kesejahteraan rakyat melayang sia-sia
Semua hanya jargon dan propaganda
Puluhan tahun tetap hidup merana
Bahkan sejak negeri ini merdeka
Rakyat tetap miskin dan papa
Tetap tergusur di mana-mana
Lepas dari mulut singa
Masuk ke mulut buaya
Kapan rakyat benar-benar merdeka
Kapan bisa hidup makmur sejahtera
Seperti kata jargon dan propaganda
Kalau itu benar adanya
Ataukah hanya sekedar permainan kata-kata
Rakyat menunggu pembuktiannya

(Puisi ini dipersembahkan untuk mengingatkan kita betapa banyak kemiskinan di negeri ini akibat ulah segelintir oknum oportunis yang bermuka dua)

One Response to “Tipu Daya”

  1. on 27 Apr 2007 at 09:49wayank

    berteriak semua bisa!!! bertindak terkadang menghela nafas menunggu nyawa datang…atau mungkin pulang dan tak kembali lagi..dan terus hanya dapat berkata dan berteriak…buktikan mana raga dan keringatmu kawan

Tinggalkan Komentar