4 some one in some where
Februari 19th, 2007 by ocie
buat seseorang yang pernah hadir dihidupku
5 februari…….
masih ingat ngak ama tanggal ini. tanggal yang memiliki arti khusus buat kita. dihari itu kita berusaha meruntuhkan tembok2 perbedaan antara kita demi satu rasa…bersama kita perbaiki perahu kita yang tlah beberapa x kandas. kita berdua sama2 tau kalo itu adalah kesempatan terkhir yang kita punya. krn satu alasan, karna kita sama2 masih sangat saling menyayangi. Dengan hati2 kita mulai berlayar. saat itu aku sungguh berharap tak ada lagi badai yang mampu memporak-porandakan perahu kita. dan aku tahu dirimu pun merasa yang sama
tapi apa daya….hanya beberapa bulan saja kita mampu bertahan. dan kali ini badai yang menerpa benar2 menghancurkan perahu kita. ombak kemunafikan mempermainkan perahu kita. karang keegoisan telah merobeknya tanpa ampun. badai itu telah mendamparkan kau dan aku ditempat yang berbeda dan terpisah jauh.
saat itu sudah berbulan2 berlalu. kini aku sendiri, mencoba memulai hariku yang baru.kucoba untuk melupakan rentetan kisah yang telah kita rangkai. setiap waktu aku hanya bisa termenung dipantai, memandang perahu yang datang silih berganti. namun tak pernah ada niat untuk menaiki satu diantaranya. aku juga tak berharap kalau disalah satu perahu itu ada dirimu. aku sadar, berharap untuk berperahu lagi denganmu adalah sesuatu yang sia2, karna kita tetap tak akan mampu melawan badai itu.
aku tak tahu dimana dirimu saat ini…mungkin saja dipulau antah berantah. dunia yang begitu berbeda dengan duniaku.
saat malam aku selalu berada ditepi pantai. berbisik pada angin yang berhembus kearah laut. menitipkan pesan buatmu. maafkan aku krn tak mampu menyelamatkan perahu kita. tak bisa membuat diriku dimengerti olehmu dan aku juga telah memaafkan dirimu.semoga kau baik2 saja disana. dengan perahu yang baru, menemukan teman berlayar yang tepat. kemudikanlah perahumu dengan teliti…..berlayarlah sejauh mungkin kepulau impian, seperti apa yang sempat kita angankan.
berlayarlah…..raih mimpi dan bahagiamu……tak perlu lagi menengok kebelakang……tak usah risaukan aku yang selalu merindukanmu. aku tak lagi mampu berlayar. badai itu benar2 membuatku trauma. bila aku tahu bahwa kau telah berlayar dengan bahagia, aku juga ikut bahagia. bawalah mimpiku dengan kapalmu………..
thanx ya buat kehadiranmu dlm hidupku………..
thanx jg buat kata2mu yang indah……….
tak mudah buat kita untuk melupakan semua tapi jika itu yg terbaik kita harus bisa.
biarlah waktu yg memberikan jawabnya……..