KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Senda Gerimis

Y.T.C Shinta mauli

di bawah langit mendung,
kau dan aku duduk bercanda memetik gerimis

sepasang angsa beradu bibir di tengah kolam,
menari, terus beriakan air yang tenang.
angin berhembus, pinggir kolam sejuk menerang
tapi terasa hati, antara pohon beri ritme romantis
suasana jadi panas berapi.

Belum juga ku dekap butiran sejuk nafas gerimis,
di dalam segala rasa yang menggebu, semua waktu beri jalan.
kusekap saja senyum dan tawamu dalam peluk yang erat,
serentak kau menghangati diri, diam di kedalaman sana.
menyuling sepi-sepi jiwa mencari arti tulus di rebah dada.

buat kau! sedang rebah didada,
antara langit yang membentang
sudah terang jalan-jalan asmara dalam darah
sudah membentuk putik bunga suci dan jernih

TULUS !

Merintik di gerimis tenang yang turun,
mereksmi di udara yang sejuk dan tenang.

maka dari itu cintaku, dari kau darah hidupku
mari berjalan di tanah-tanah jiwa-jiwa alam
mari berpeluk seperti langit memeluk bumi

jangan kau kata aku tak rayut di jiwamu
kau darah dari hidupku,
berilah semburan kecup semangat di hidupku.

aking 19.00 WIB
feb 2007 Muncul

Tinggalkan Komentar