Kakiku melangkah di atas rerumputan nan hijau
dan lembab. Dan dingin. Dan sejuk
Udara pagi membuatku melayang
Meninggalkan kefanaan yang
terus menarik kakiku
Tak mengijinkan aku mengepakkan sayap-sayap kecilku
Untuk terus meraih cahaya
yang dapat membawaku terbang …
Ke tempat yang benar-benar abadi untukku …
Yang telah diciptakan-Nya untukku …
Aku tak sabar untuk segera tiba di surgaku
Aku mendengar teriakan rumput!
Ejekan kotoran-kotoran sapi …!
Dan ketidak pedulian cacing tanah
Mereka menarik-narik tubuhku
Sekali lagi aku mendapat cacian kecil yang besar
Aku harus kembali terbang … Tapi tidak!
Senyumanku terus membuai
Anganku masihlah sejauh kaki-Nya
Yang kumau hanyalah ingin hidup
Tapi tidak disini!
Aku hanya ingin hidup dalam negeriku yang jauh ….
Tanpa seorangpun yang tidak mungkin mempercayainya