Ladang
Januari 30th, 2007 by hendri f. isnaeni
Tak adakah yang sayang
pada sepetak ladang?
Di ladang bungabunga tumbuh dan berkembang
Menebar semerbak pada hidunghidung
Belalang dan kumbang
Ladang adalah medan berperang:
Antara bunga dengan kumbang
Antara harga diri dengan cemoohan
Antara kehormatan dengan hinaan
Dan
Antara pengakuan dan kucilan
Lawan kumbang walau datang bergelombang
Buat perisai dari keyakinan
Sebab itu lebih tajam dari sebilah pedang
Kenakan busana perang
Agar tak tembus peluru senapan
Meski bunga banyak yang tumbang
Namun bagian dari perang
Tumbang sebagai pejuang
Bukan sebagai pecundang
Tak adakah lagi yang sayang
pada sepetak ladang yang kini tergenang?
Kini ladang di tumbuhi ilalang
Dengan ribuan kumbang
Menyemai benihbenih terlarang
Membuat ladang tandus dan gersang
Kering kerontang sebab kesuburan telah hengkang.
Jakarta, 22 Januari 2007