KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Nyawa Bersama Lara

Tetes demi tetes

ku arungi semua lara dan duka

seakan dewi kecil tak terasa lihat olehku

aku sadar….

sempurna adalah ilusi

bukan imajinasi

dulu, berkata dalam hati

ingin sekali kutiup angin sendu dihatiku

aku ingin mengucap janji bisu

untuk angin yang kelabu

oh, tuhan….

apalagi risuk kisah yang ada pada diriku

senja yang menyelimuti hatiku

telah tertutup dengan kemarahannya

seakan khayalan dihatiku menjadi fatamorgana

aku ingin teriak,

teriak dan teriak…

aku iri dengan pujangga

dia hanya bisa duduk menatap kertas yang dihadapannya

dia hanya bisa merangkai kata menjadi setangkai sajak

aku sadar, aku takkan bisa sepertinya…

dengan penuh lara…

ku tebarkan semua nyawa-nyawa tak bersalah

nyawa yang tak berguna

nyawa yang hanya bisa gembira yang sesaat….

aku mohon kepadamu Tuhan,

tutuplah hatiku ….

yang telah menjadi keping-keping batu….

mungkin, dengan semua kepingan nyawaku….

dia akan bahagia bersamanya….

Tinggalkan Komentar