KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Kurakura Cangkangretak

Aku cuma seekor kurakura
yang lambat pula
Hingga cangkangku retak,
kukejar percikmu

Tapi cinta tak pernah
mau menunggu.

aku ditinggalkannya, dengan
telur-telur penuh harapan

busuk.

Sementara cinta yang pernah muncrat di wajahku,yang kuanggap peluh, yang melembabkan kering hati, yang menggangguku, yang kuabaikan

Yang kini aku inginkan
Tapi kau tinggalkanku berlayar cangkang kelabu
di atas kapal asing
Yang belum pernah kusentuh sekalipun dengan hidung
pesekku

Gagak-gagak hitam baik nan ceriwis

_yang amat baik itu

bincangkan warna cangkangmu hari kemarin

bagaimana tak tahu bila kau cinta?

mereka ceritakan dengan tawa

kurakura,kurakura,kurakura

seakan aku, seakan kita benda sampah dekil bodoh

tertawa,

tertawa,

dua ekor gagak banyak bicara
dan seekor kurakura dungu
ikut tertawa, tertawa

tawa pura-pura

tawa sakit hati

Hai gagak yang baik, tahukah kalian
kurakura dungu sedang mengejar cinta
Cinta bodoh yang menggelitik usus kalian

Dan sekarang diamlah !!!

Aku menunggumu di karang
cinta
tapi tak sekalipun dalam pekan kujumpa bayangmu

Aku sedih

Bunuh aku cinta !!
Belah cangkangku,
rajang dagingku,
masak sesukamu

Bawa aku ke atas kapal asingmu
Hidangkanlah saat kau menjamu kurakuramu

yang baru..

Tinggalkan Komentar