Hujan Tanpa Angin
Januari 19th, 2007 by cuscus
Ada suatu saat,
Dimana aku merasa.
Kengiluan menembus tulang-tulangku,
Tanpa kurasakan belaian nafas angin.
Saat itu,
Kutatap dedaunan.
Dunia membisu.
Satu suara.
tik tik tik tik tik.
Hembusan putih berserakan.
Keluar seiring dadaku bergoyang.
Aku ….
keluar dari kubusku.
Baru kusadari,
Itu ,
Menggelitik.
Sesaat aku tertawa,
Kini,
Badanku meringkuk
Jemariku menari nari,
bergesekan.
Kakiku pasrah membeku,
Semua sendiku bergoyang
kutatap gerombolan hitam diatas,
Hanya kekosongan,
Tak ada pergerakan .
Sore terasa,
tak berganti.
cahaya hangat ,
di waktu, burung bernyanyi,
tak lagi kurasa.
hanya, pandangan kabur,
dan krik krik krik krik.
dadaku mengembang
aroma ini,
terasa merinding,
tanpa perasaan.
Aku….
Kebanjiran.
Aku….
Tanpa sadar….
bernyanyi,
tak tak tak tak tak
nyanyian…
di waktu…..
hujan…..
tanpa ……
angin ……