Perempuanperempuan yang Tak Tahu Lagi Jalan Pulang
Januari 18th, 2007 by hendri f. isnaeni
Di sini, di pelabuhan
Aku masih menunggu perempuanperempuan
Yang tak tahu lagi jalan untuk pulang
Jalan yang diputus arus
Dan digulung gelombang yang menggerus
Namun, tiba-tiba dari kejauhan
Seperti ombak, mereka tiba bergelombang
Menitipkan cemas pada sayap burung terbang
Rima belantara di pinggiran kota
Menjadi terminal seketika
Dan peristirahatan sementara
Dengus nafas berdengup pada gulita malam
Awan seketika berubah warna
Gelap! Bintangbintang pengap
Seseorang dari mereka masih saja berjaga
Dan membiarkan bola matanya
Menyapu kesegala penjuru
“Ayo! Mereka datang.”
Perempuanperempuan itu
Tak tahu lagi jalan untuk pulang
Hanya kita dipelabuhan ini yang mampu memberinya kaki
Jakarta, 10 Januari 2007