Seutas Tali Sehelai Selendang
Januari 15th, 2007 by hendri f. isnaeni
Dari seutas tali yang terikat
Pada sebuah bingkai jendela
Melilit dilehermu
Tersimpul sebuah kisah yang sama
: seorang bocah yang meminjam selendang milik ibu
selendang yang baunya selalu membuatnya rindu
rindu pada masa ketika digendong ibu.
Maka dilehermu teranyam sebuah beban
Beban yang beratnya melebihi
Sebuah tanggungan peran
: suami dari mantan pacarmu
ayah dari buah hatimu
Pada sehelai selendang
Bocah akhiri kisah
: bermain bola dan bersepeda
bernyanyi dan berlari
bermain air dan bermain api
dan bermain judul-judulan
Maka di lehernya terlipat rapi
perasaan seorang bocah ingusan
: dia tidak enak dengan ibu guru
dengan teman-teman dia malu
tapi dia sayang ibu
maafkan dia ibu
“sebab di luar sana
uang tidak bisa diganti dengan rasa sayang”
Jakarta, 10 Januari 2006