Tak Lagi Merah Hati (Buat May)
Januari 6th, 2007 by rifki arifin
May,
Ijinkanlah kurangkai kembali
Untaian kata yang belum sempat terucap siang tadi
di lembar putih ini
Sebelumnya aku minta maaf
Atas semua salah paham dan khilaf
Kucoba pahami kemarahanmu tadi
Namun tolong
Pahami juga keputusanku ini
May,
Perlu engkau tahu
Tak ada orang lain yang mencuri hatiku
Seperti yang kau tuduhkan padaku
Aku hanya ingin lepas
Aku cuma ingin bebas
Dari semua bias dan fana
Yang selama ini kita sebut cinta
Aku bukanlah robot tak berperasaan
Aku tetaplah manusia
dengan fitrah insaninya
Tak kutampik akan adanya rasa
yang dulu pernah bersemayam di jiwa
Tapi kusadar
Aku salah menyikapinya
Membuat semua jadi nista dan ternoda
May,
Mungkin bagimu ini menyakitkan
Tapi yakinlah ini jalan terbaik
Yang tlah digariskan oleh-Nya
Tak perlulah kita saling berkikrar
Tak usahlah kita saling berjanji
Karna nanti keadaan tak mesti sama seperti ini
May,
Lembar ini tak lagi berwarna merah hati
Seperti lembar-lembar yang dulu kau terima
Bagiku merah hati tak pantas menjadi lambang cinta
Putih, ya putih
Warna yang harusnya menjadi simbol cinta suci
Cinta sejati, cinta hakiki
Semoga sucinya cinta
kan menghapus dosa atas kisah kita
Sebuah kisah yang tak seharusnya ada
Maafkan jika tak mampu kupenuhi harapanmu
Kuhanya bisa sematkan sepucuk doa untukmu
Dan setetes cinta kuselipkan di sana
Cinta sebagai saudara di jalan-Nya