Doa Bagi Si Panjang Tangan
Januari 6th, 2007 by Rolas
Lorong yang panjang menjulang menerawang
Aku berjalan tanpa menengadah, lewati beribu kerikil putih bagai sang pengembara
Perih dan berasa menghasut kesepianku.
Kuingat ‘hak milikku’ yang dirampas si panjang tangan 31 jam yang lalu
Inginku berteriak : “Kembalikan apa yang Kau ambil! “
Namun kutertahan s’bab semua tak akan berulang
Ku hanya bisa berdiam meratap sesesal bayang
Derasan dari penglihatanku mengalir deras,
Basah…
Namun ku harus tegar, berharap secercah terang datang
Sore ini, aku ingin menggenggam milikku yang kau curi itu
Inginku merengkuhnya,..
Tahukah kau wahai si panjang tangan?
Kau ambil memori tentang orang yang kusayang, kata – kata cinta yang tersimpan sirnalah sudah
Kenangan akan doa-doa yang tulus kau robeklah sudah…
Tak tertahan … pilu itu menggoda
Siapapun kau … wahai si panjang tangan
Aku berharap ‘barangku’ yang kau rampas dapat kau pergunakan dengan baik
Jangan kau ‘rusak’ ia atau kau ‘sakiti’ ia
Jagalah.. seperti aku merawatnya
Atau … Jangan kau ‘jual’ untuk kepentingan indahnya guratan ‘duniawi’
S’bab aku membelinya dengan penuh kasih sayang…
S’bab aku membelinya dengan ‘beasiswa Ayah-Bunda’
Siapapun engkau … wahai si panjang tangan
Di penghujung tahun ini , aku berharap milikilah karunia terindah di dunia yaitu “kasih”
Sebelum engkau memburu mangsamu lainnya, ingatlah akan kasih
Dan tengadahlah ke atas… ingatlah DIA
DIA akan mencukupi segala rontahan dan kekuranganmu, s’bab DIA tak akan mebiarkan umat-NYA menderita..
Tapi..jika memang di dasar hatimu t’lah melupakan ‘kasih’, Cobalah untuk memilikinya S’bab kau pasti bisa
Wahai sang panjang tangan lainnya, yang sudah… yang pernah… ataupun yang hendak.. mengincar mangsamu… berfikirlah seribu kali sebelum engkau melakukannya
Tuhan… hanya engkaulah pengaduanku
Hanya Bapalah perlindunganku…
Ampunilah mereka ya Bapa
Yang sengaja…. maupun tidak sengaja…
dan bimbinglah mereka ke jalan-Mu.
Amin.