Anak-anak Turun ke Jalan
Januari 6th, 2007 by lubisgrafura
Anak-anak turun ke jalan sembari membawa kembang api
masing-masing di tangan kanan dan di kiri
rembulan menjelma sebentuk sampan, melayari lautan bintang
mengikuti langkah anak-anak di jalanan
orang tua bernyayi di balik pagar, bersorak seperti ketika
karnaval tiba - anak-anak mereka melintasi halaman rumah
Anak-anak turun ke jalan bernyanyi dengan riang
seorang tentara di seberang sana menyembunyikan senjatanya
: di balik lampu jalanan
ikut bersorak mengikuti nyayi anak-anak
dan seseorang telah mengubur dalam-dalam
(segenggam mesiu), ia pun ikut bersorak
tak ada polisi, tak ada petugas keamanan
semua mengikuti nyanyi anak-anak
semua raja, semua pemimpin, semua presiden
ikut turun ke jalan mengiring langkah anak-anak
: perang, pertikaian, pembantaian, dan dunia yang liar
hanya tinggal dongeng-dongeng yang sudah dilupakan.
Bengkel Imaji Malang, Ujung Tahun 2006