KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Matahari yang Asing

matahari yang asing itu telah mengumpulkan cemas dan kesangsian.
dan terus memahat sisa tahun
kebersamaan. peradaban kering dalam jubahnya
merontokkan dongeng-dongeng kecil
yang lahir dari potongan nafasnya. kehidupan yang
terperangkap silsilah. kehidupan yang
terperangkap silsilah.
ada yang menggeliat
yang rajin menjilati tubuhnya sengketa
—lidah langit mengajaknya berkhianat!
membunuh mahakarya keindahanNya.

kudengar jerit debu-debu mengadu
kesedihan menangkup gaduhnya
serakan hidup mengekalkan gairah dan sekarat kelamin

mari memangkas lagu-lagu dan tangisan
potongannya menantang mazmur dan doa-doa

atau kulihat matahari asing. dalam perutmu, dan kau gusur kepongahan.

inilah keterancaman yang kuwariskan.

kebisingan peradaban tak henti-henti menjejali keselamatan dan harapan
seperti musim yang tak pernah jadi
matahari tak lagi melebur jadi nyala dupa di ubun-ubun

selalu aku menanam bunga-bunga yang kubenihi di telapak kaki.
beratus-ratus gundah kubiarkan dengan kepunahan
sesak oleh janji dan sesaji
yang tertatih-tatih dalam kata-kata

teriklah: aku tengah mengajari arti ketelanjangan,
pada kecantikan yang senantiasa dipalsukan.
tak pernah kita kenali wujud sendiri!

Surabaya 2006

Tinggalkan Komentar