Lumpur, 2
Januari 4th, 2007 by bj. sujibto
basah tanah
hari ini
mencecap sumsum
20 takdirku
menunggu
jika besok tak selesai
kapan ada cerita tentang hari ini?
O, sempurnakan teater itu…
sampai palung nyeri sejuta misteri
tumbuh di sini
dan bacalah
meski matamu harus pecah!
setangkai mimpi
kepada tanah
tubuh basah
berguguran luka
lebur tasbih sunyi semesta
bahasa adalah dosaanak jadah lahir
mencari ibunya
hari ini
di tepian timur itu
o, barat mengintip
bilik-bilik itu
terus lapuk saja
ini bukan legenda
seribu abad akan bertemu
dalam satu titik pandang
dalam satu kedipan
tak ada cemburu
mata-mata terbelalak
suntuk dan ngantuk
tak ada yang musti dikutuk
selain tubuh ini remuk
sampai di tubuh saja
matamu sudah merah
jangan berenang
di lumpur itu
cukup di dua liang matamu saja
memaknai hidup ini
kelahrian dan kematiantelah siap dengan sirip kedipnya
di liang matakananmu
di liang matakirimu
mereka saling menyapa
bahkan berkelekar
entah di tubuhmu
adakah alis dan bibirmu bertemu
berbagi cerita masing-masing?
dan pundakmu jadi kelaran tikar
tempat mereka merebahkan semesta
kutub, 2006
basah tanah