KolomKita.Com

Ceritakan Pada Dunia

Your Ad Here

Dengan menggunakan mesin pencari ini Anda ikut mendukung keberadaan situs KolomKita.Com. (?)

Google
 

Malin Kundang

di air manis tahun-tahun tanpa tercatat
seorang anak meraung di antara ruang
ruh berperang raga, nurani dan harga diri
mohon ampunan tanpa bisa membela

kini tahun-tahun berganti
onggokan batu dan denyut nafsu
tak pernah pupus, ombak teluk bayur
mengabarkan petualang yang tak pulang
berjumpa bunda yang kian senja

sekian tahun yang akan datang
barangkali perjalanan tak pernah selesai
merantau mengubah nasib
lewat harapan yang tak pernah usai

barangkali aku
tetap saja tak pernah bisa bersimpuh
dan mohonkan ampunan bunda
karena telah menjadi manusia baru
pewaris malin yang membatu

Tinggalkan Komentar